The First International ICT Voluteers Cooperation in Garut




Garut High School of Technology (in Indonesian, known as Sekolah Tinggi Teknologi Garut abbreviated STTG) for a long time has been known by activist of ICT as the center of ICT mobilization in Garut. The mobilization can be tracked until March 23rd 2003, while Indonesian Linux User Community (in Indonesia, known as Komunitas Pengguna Linux Indonesia abbreviated KPLI) in Jakarta give full support to the community of STTG as KPLI in Garut who socializing Linux to the citizen of Garut. Since 2011, ICT activist from developers or mobilizers gathering in STTG held an ICT mobilization in Garut through weekly discussion forum until seminar and workshop twice in a year. And in this 2012, the challenge and also the opportunity to ICT activist in Garut increase with the coming of a letter of assignment from the Ministry of Communication and Informaticss (in Indonesia, known as Kementrian Komunikasi dan Informatika abbreviated KEMKOMINFO) to held activity with Korea IT Volunteers to doing KIV programs, cooperation beetwen KEMKOMINFO, United Nation Agency namely International Telecommunication Union, National Information Society Agency, and ICT Ministry of Thailand.

Eight of key objectives of KIV Programs in Garut achieved by following suggested roadmap and framework by Garut ICT Volunteers and agreed by Korea IT Volunteers in July 11st 2012. With 18 million rupiah of the operational support, preparation, problem identification, and problem solving to achive the objectives successfully implemented within a period of 1 month. The operational support obtained from Korea IT Volunteers (5.7 million rupiah), from STTG (3 million rupiah), from SODAGAR Boutique (1.5 million rupiah), from Asgar Muda Foundation (700,000 rupiah), from ICT Activator Group and from personal fund of Garit ICT Volunteers member (900.000 rupiah), and the rest from some number of visited organizations (profit and non-profit), including internet connection
support from PT Rahajasa Media Internet.

The main activity of KIV programs held by Korea and Garut ICT Volunteers is ICT Seminar and Workshop held in August 4th until August 5th attended by Wardes and Community Access Point (CAP) Manager and particularly opened by Informatics Department of Garut Government. In the speech, the Head of Informatics Department appreciating the KIV programs and hoping he advantages from the programs like increase of ICT research activity, and cooperation with ICT Volunteers to advancing the social and economic life of peoples through empowerment of Wardes and CAP. This ICT Seminat and Workshop held to giving and submiting solution in the form of concept and skill to Wardes manager, based on existing problem founded by Korea and Garut Ict Volunteers while visiting the 13 Wardes and 1 CAP before.

In the process to fulfill the objectives, Garut ICT Volunteers bring Korea ICT Volunteers to some number of school and community to knowing each other about culture, such as STTG, Garut University, Al-Musaddadiyah Islamic School, SMK Ciledug, SMAN 5 Garut, SMK YPPT, SMAN 1 Garut, MAN 1 Garut, Pondok Pesantren Al-Musaddadiyah, and Asgar Muda art community. And to some number of tour location in Garut, like hotspring in Puncak Darajat and Cipanas, Bagendit Lake, Cangkuang Temple, Cikembulan Zoo, Leather Jacket Industries in Sukaregang, Batu Numpang, Cibiuk Restaurant, Sampireun Village, and Chocodot. Korea Ict Volunteers also seeing the facility of rocket launching in LAPAN, and meet with the chief of Pameungpeuk, another element of government and delegation of Major of Garut. In the speech in August 8th 2012, Major of Garut appreciating KIV programs and emphasizing the important of cultural undrstanding to spur the motivation in ICT development in Garut.

In Farewell Ceremony of KIV programs on August 2nd 2012 in Jakarta, Garut ICT Volunteers have a chance to give the report to KEMKOMINFO Informatics Application General Director. And at last in August 15th 2012, after farewell to Prof. Dr. M. Ali Ramdhani, advisory board of Garut ICT Volunteers, Korea ICT Volunteers going to Bogor to join to ICT Volunteers Go To School program before going home to Korea in August 24th 2012.

Kerjasama Internasional Sekolah Tinggi Teknologi Garut dengan Relawan TIK Korea



Sekolah Tinggi Teknologi Garut telah lama dikenal aktivis Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) sebagai pusat gerakan TIK Kabupaten Garut. Gerakannya dapat ditelusuri hingga tanggal 27 Maret 2003, saat di mana Kelompok Pengguna Linux Indonesia (KPLI) Jakarta memberi dukungan penuh kepada komunitas Sekolah Tinggi Teknologi Garut sebagai KPLI Garut yang mensosialisasikan Linux ke masyarakat Garut. Sejak tahun 2011, aktivis TIK baik dari kelompok pengembang atau penggerak berkumpul di Sekolah Tinggi Teknologi Garut melaksanakan gerakan TIK kabupaten Garut melalui forum diskusi mingguan hingga Seminar dan Pelatihan TIK satu tahun dua kali. Dan pada tahun 2012 ini, tantangan sekaligus kesempatan bagi aktivis TIK kabupaten Garut bertambah dengan datangnya dorongan dari Relawan TIK dan surat tugas dari Kementrian Komunikasi dan Informatika (KEMKOMINFO) untuk melaksanakan program Korea Information Technology Volunteers (KIV) bersama relawan Teknologi Informasi (TI) Korea yang merupakan kerjasama antara KEMKOMINFO dengan agensi Perserikatan Bangsa Bangsa yakni International Telecommunication Union, serta National Information Society Agency dan Kementrian TIK Thailand.
Suasana Perumusan Peta Jalan Program KIV
Dengan semangat yang tinggi dari aktivis TIK Garut, akhirnya delapan tujuan kunci Program KIV dicapai dengan mengikuti peta jalan dan kerangka kerja yang diajukan oleh aktivis atau relawan TIK Garut dan disepakati oleh relawan TI Korea pada tanggal 11 Juli 2012. Dan dengan bantuan operasional senilai 18 juta rupiah, tahap persiapan, indentifikasi masalah, dan penyelesaian masalah untuk pencapaian tujuan tersebut berhasil dilaksanakan dalam jangka waktu satu bulan. Bantuan operasional itu diperoleh relawan TI Garut dari relawan TI Korea sekitar 5,7 juta rupiah, dari Sekolah Tinggi Teknologi Garut sekitar 3 juta rupiah, dari butik SODAGAR sekitar 1,5 juta, dari Yayasan Asgar Muda sekitar 700 ribu, dari Kelompok Penggerak TIK dan dana pribadi relawan TI Garut sekitar 900 ribu, dan sisanya dari beberapa organisasi laba dan nirlaba yang dikunjungi, termasuk sambungan internet gratis dari PT Rahajasa Media Internet.
Roadmap Program KIV yang dibuat oleh Relawan TIK Garut
Kegiatan puncak program KIV yang dilaksanakan oleh Relawan TI Garut dan Korea adalah Seminar dan Pelatihan TIK pada tanggal 4 sampai 5 Agustus 2012 yang diikuti oleh para pengelola Wardes dan CAP dan secara khusus dibuka oleh Bagian Informatika Pemerintah Daerah Kabupaten Garut. Dalam sambutannya, Kepala Bagian Informatika mengapresiasi program KIV serta mengharapkan manfaat positif dari program tersebut berupa peningkatan kegiatan riset TIK, dan kerjasama dengan Relawan TIK untuk memajukan kehidupan sosial dan ekonomi masyarakat melalui pemberdayaan Wardes dan CAP. Seminar dan Pelatihan TIK ini dilaksanakan untuk menyampaikan solusi dalam bentuk konsep dan keahlian kepada pengelola Wardes, yang dibuat berdasarkan permasalahan yang ditemukan relawan TI Garut dan Korea saat kunjungan sebelumnya ke tiga belas Wardes dan satu CAP.

Bersama Pengelola Wardes Garut dalam Seminar dan Pelatihan
Dalam perjalanannya, relawan TI Garut membawa relawan TI Korea ke sejumlah sekolah dan komunitas untuk saling mengenal budaya, antara lain Sekolah Tinggi Teknologi Garut, Universitas Garut, Sekolah Tinggi Agama Islam al-Musaddadiyah, SMK Ciledug, SMAN 5 Garut, SMK YPPT, SMAN 1 Garut, MAN 1 Garut, Pondok Pesantren al-Musaddadiyah, dan komunitas seni Asgar Muda. Dan juga ke sejumlah objek wisata Garut, seperti wisata air panas Puncak Darajat dan Cipanas, Situ Bagendit, Candi Cangkuang, taman satwa Cikembulan, industri jaket kulit Sukaregang, pantai Cilauteureun Pameungpeuk, batu numpang, rumah makan Cibiuk, Kampung Sampireun, dan Chocodot. Relawan TI Korea juga melihat fasilitas peluncuran Roket di Lembaga Antariksa dan Penerbangan Nasional, serta dipertemukan dengan Camat Pameungpeuk, unsur pemerintahan lain dan perwakilan Bupati Garut. Dalam sambutannya pada tanggal 8 Agustus 2012, Bupati Garut mengapresiasi program KIV dan menekankan pentingnya cultural understanding untuk memacu motivasi pengembangan TIK kabupaten Garut.
Saat Berkunjung Ke MAN 1
Saat Berkunjung ke Kampung Sampireun
Dalam acara Farewell Ceremony KIV program tanggal 2 Agustus 2012 di Jakarta, relawan TI Garut diberi kesempatan untuk menyerahkan dokumen laporannya kepada Direktur Jendral Aplikasi Informatika KEMKOMINFO. Dan akhirnya pada tanggal 15 Agustus 2012, setelah berpamitan kepada Prof Dr M. Ali Ramdhani, dewan penasihat relawan TI Garut, relawan TI Korea menuju Bogor untuk bergabung dalam program Relawan TIK Go to School sebelum pulang ke Korea pada tanggal 24 Agustus 2012.
Penyerahan Laporan KIV 2012
Program KIV 2012 didukung oleh :

Arsip